Siswa to Mahasiswa “with Creativity&Innovation”

Perubahan kata-kata dari siswa menjadi mahasiswa merupakan hal yang luar biasa, saat-saat dimana kita harus membuktikan bahwa jika disamakan dengan proses kehidupan ayam, kita yang baru menetas jadi itik ayam dengan sekarang sudah menjadi seorang yang dewasa dan berfikir luas. Seorang Mahasiswa atau Mahasiswi sudah naik level ke arah yang menantang dengan ilmu-ilmu dan kehidupan yang lebih “wah”, sehingga untuk memikirkan suatu kreativitas atau dalam bentuk inovasi bagi seorang mahasiswa sudah jelas bukan hal yang sulit.

Mahasiswa

Pada Era Globalisasi sekarang ini, mahasiswa sudah berhasil membuktikan kepada dunia bahwa mereka mampu menciptkan inovasi baru dengan kreativitas yang cukup tinggi. Ide-ide briliant sudah dikeluarkan oleh mahasiswa dengan maksimal untuk melakukan suatu karya sesuai dengan kesukaan mereka, ada yang menyukai menulis sehingga mereka penulis blog atau novel yang handal dan cukup terkenal masyarakat dengan karisma yang ditulis, adapun yang mahir dalam mengambar sehingga menjadi komikus yang di sukai oleh penggemar komik dengan karya yang diciptakan.

Menulis

Semua yang dilakukan mahasiswa untuk menciptakan inovasi mereka berawal dengan ide-ide yang dikeluarkan. Kampus merupakan salah satu wadah untuk mengeluarkan ide-ide ini sehingga terciptkan inovasi-inovasi yang kreatif. Untuk menjadi seorang mahasiswa yang kreatif bukanlah hal yang sulit karena sudah di asah dari ketika kita masih anak-anak jadi di kembangkan lebih untuk menuturkan suatu karya yang luar biasa.

Idea Datang Dimana-mana

 Organisasi yang sudah diaplikasi di kampus bagi mahasiswa adalah salah satu sarana yang dapat mengasah ide-ide kita, karena satu ide tidaklah cukup untuk menciptakan inovasi yang kreatif tetapi dengan mengikuti organisasi kita dapat mendapatkan ide-ide baru untuk mendapatkan inspirasi dengan kreativitas yang luar biasa. Berhubung saya kuliah di ITB Bandung, menurut saya, ITB Bandung merupakan gudang dari kreativitas dimana adanya kelekatan antara organisasi kampus yang kuat dengan mahasiswa itu sendiri.

ITB Bandung

 Ketika kembali di Bahas dengan ITB Bandung, kampus ini merupakan salah satu kampus terbaik bukan hanya di Indonesia melainkan di dunia. Konsep ITB sudah menciptakan sebagaimanapun rupa untuk menciptakan proses sirkulasi yang kreatif, karena Penjurusan ITB sudah menciptakan 3 Culture yaitu Science, Design and Business agar menyudutkan mahasiswa yang kuliah untuk berkolaborasi dengan menciptakan inovasi yang bisa mendobrak dunia, yang diperlukan ini hanyalah kerjasama, kepercayaan dengan management yang jelas karena setiap jurusan memiliki kemampuan masing-masing dimana teknik berfungsi menciptakan inovasi baru, seni memikirkan kreativitas yang berbeda dari yang lain  dan untuk bisnis adalah bagaimana cari memanage dan menyatukan semua fungsi menjadi satu bagian. Saya sendiri adalah mahasiswa SBM ITB (School of Business and Management ITB) bertugas dan berkewajiban untuk memanage dan mengajak rekan-rekan saya yang berada di belahan lingkungan mahasiswa ITB untuk bisa menyatukan ide atau mungkin menciptkan inovasi yang baru dan pastinya lebih kreatif.

inovation and creativity

Membicarakan masalah kreativitas, Ada lima level kreatifitas dari mulai yang paling rendah hingga yang paling tinggi, pertama adalah kreatif eksistensial, Kreatif yang menciptakan sesuatu dari yang belum ada menjadi ada.  Kreatif Komunikasi adalah sebuah tingkatan kreatifitas yang lebih tinggi dari kreatif eksistensial. Kreatif Instrumental adalah sebuah kreatifitas dalam menggunakkan suatu alat, misalnya piano dengan menciptakan suatu permainan musik yang unik. Kreatif orientasional, adalah tingkatan kreatif dimana membuat tingkatan kreatif yang sebelumnya mejadi berguna bagi masyarakat. Last but not least adalah kreatif inovasional yaitu menciptakan lagi suatu kreatifitas yang baru.

Corporate

 Kuliah di SBM ITB, kami dibimbing oleh dosen-dosen yang sudah ahli sesuai dengan pakar bisnis sehingga kamipun mendapatkan ilmu-ilmu yang manfaat dan bisa diterapkan ke arah masyarakat dalam jangka waktu yang cukup lama. Mata kuliah di kampus juga membantu membimbing kita tidak hanya mengeluarkan ide-ide kita ke arah bisnis melainkan menciptkan inovasi yang baru untuk memberikan sesuatu hal yang beda kepada customer. Ketika membicarakan masalah innovasi,ada 4 tipe innovasi yaitu inovasi teknologi, inovasi proses, inovasi produk dan jasa, dan inovasi model bisnis. Di SBM ITB, kita diajarkan untuk memfokuskan diri ke arah inovasi proses karena dengan menciptakan dan mempelajari inovasi proses, kita dapat mempermudah dan memperbaiki proses bisnis itu sendiri dan innovasi tak harus selalu merupakan hal yang baru tapi sesuatu yang bisa bermanfaat bagi manusia.

Earth’s Flat?

Apa Benar? Dunia itu Datar? setelah membaca sekilas buku dan berbagai resensi mengenai “The World is Flat” karya dari penulis Thomas L. Friedman yang mengatakan bahwa keadaan dunia dan yang akan datang.Anehnya, kenapa bisa datar, itu dikarenakan dunia ini didatarkan oleh konvergensi 10 peristiwa utama yang berhubungan dengan politik, inovasi dan perusahan. Perkembangan cepat yang membuat manusia menjadi semakin sibuk, semakin dapat melihat satu dengan yang lain meskipun dalam belahan bumi yang berbeda. saya coba merangkum 10 kekuatan yang menurut Friedman mendukung proses pendataran dunia.

Proses The World is Flat

Menurut  Thomas L. Friedman, dari perjalanan buku baru the World is Flat, dia menceritakan bahwa sekarang kita sudah masuk ke globalisasi versi 3.0 yang sebelumnya versi 2.0 dimana meng-globalnya perusahaan sehingga terjadi pasar global dengan adanya pergerakan barang, jasa, informasi dan tenaga kerja dari benua ke benua. Globalisasi versi 3.0 dimulai tahun 2000, yang menyusutkan dunia dari ukuran kecil menjadi sangat kecil dan mendatarkan lapangan permainan. Era yang memungkinkan memberdayakan dan melibatkan individu serta kelompok kecil untuk dengan mudah menjadi global dengan sebutan “tatanan dunia datar” (flat world platform). Contoh nyatanya adalah konvergensi (penyatuan) antara komputer pribadi yang memungkinkan setiap individu dalam waktu singkat menjadi penulis materi mereka sendiri seara digital, serat optik yang memungkinkan mereka untuk mengakses lebih banyak materi materi di seluruh dunia dengan murah, serta workflow software yang memungkinkan individu-individu di seluruh dunia untuk bekerja bersama-sama mengerjakan suatu materi digital dari manapun, tanpa menghiraukan jarak antar mereka.

Namun, kembali lagi, tidak ada yang sempurna, karena segala sesuatu selalu ada hambatan yang ada, begitupula untuk Kreativitas dan Inovasi itu sendiri. Beberapa Hambatan menurut saya adalah sebagai berikut:

  1. Kurangnya Percaya diri terhadap kreativitas yang dimiliki
  2. Mudahnya Emosi dan Stress
  3. Kurangnya Wadah untuk mengeluarkan ide-ide kreatif
  4. Tidak menerima Kritik dan Saran dari orang lain sehingga tidak melakukan dengan maksimal
  5. Pengetahuan Terbatas, karena kurangnya pergaulan
Bagaimana Solusi untuk mengurangi atau menyelesaikan hambatan-hambatan ini untuk menjadi seorang mahasiswa atau orang yang kreatif dan inovatif. Caranya adalah mencari lingkungan yang sesuai dengan dirinya agar bisa bergaul dan berbaur dengan baik sehingga bisa mengeluarkan isi ide-ide yang dimiliki agar menciptakan ide dan kreativitas yang sangat keren dan luar biasa pastinya ! kemudian mencoba untuk lebih mengerti diri sendiri dengan menjaga emosi dan dapat mencari inspirasi dari sarana komunikasi yang sudah mudah dicari.
“EVERYTHING BEGINS FROM AN IDEA”

Earn it !

Salam Creative 🙂

Hafidz Surapranata/19009166/UTS CI

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s